Menu Close

Sedih Melihat Bali Sepi Sekali

Sepasang suami istri sedang sibuk di salah satu pondokan. Ketut Bunter, petani perempuan sedang menumbuk-numbuk sebuah karung besar berisi rumput laut kering. Ia hendak mengoptimalkan satu karung ukuran one hundred kg ini dengan sebanyak dan seberatnya hasil panen kering dengan kadar air 30%. Lima menit berkendara dari dermaga Lembongan, keramaian terlihat di pesisir Selatan, selat laut Pulau Nusa Ceningan. Puluhan warga, orang tua dan anak remaja terlihat berkelompok duduk berteduh di bawah pohon atau pondokan-pondokan sederhana dari bambu.

Produk sarung bantal dan hiasan dinding menjadi favorit bagi para pembeli. Ia lalu merekrut perajin guna memenuhi permintaan yang masuk. Apalagi di sisi lain, ia cukup kerepotan karena harus melakoni kewajibannya sebagai ibu rumah tangga dan mengasuh anak semata wayangnya. “Dulu waktu saya belum punya perajin, saya mengerjakan semuanya sendiri, baru tidur jam tiga malam karena harus menggarap pekerjaan. Lebaran juga momentum setahun sekali bagi masyarakat untuk pulang kampung bertemu sanak keluarga. Tetapi untuk tahun ini, karena kondisi yang tidak memungkinkan diimbau untuk tidak mudik.

Penyeberangan sangat terbatas, sehari hanya sekali, itu pun dengan jukung bermesin. Saat itu ia sudah bekerja di sebuah lodge sambil bertani rumput laut. Warga Lembongan yang sudah mapan bekerja di usaha pariwisata pun kembali menekuni rumput laut.

Ribuan pekerja di industri pariwisata telah dirumahkan. Awalnya, perusahaan masih memberlakukan giliran masuk dan di rumah setiap dua minggu. Mereka berupaya bersiasat agar mampu bertahan, termasuk dengan mencari peluang mendapatkan penghasilan bukan dari industri pariwisata. Dulu, kita mengeluh karena setiap hari macet luar biasa. Saat libur tahun baru, dari rumah ke villa bisa memakan waktu 1 jam lebih naik motor.

Terletak di Ubud, 5 km dari Hutan Monyet Ubud, Wadari Retreat Villa Ubud menawarkan akomodasi dengan restoran, tempat parkir pribadi gratis, kolam renang luar ruangan, dan bar. Terletak di Ubud, Kailash Suites at Gunung Sari memiliki restoran, kolam renang luar ruangan, bar, dan taman. Setiap kamar di resort bintang 4 ini menawarkan pemandangan kolam renang dan Wi-Fi gratis. Terletak di Ubud, 1,2 km dari Monkey Forest Ubud, Purana Suite Ubud menawarkan akomodasi dengan restoran, parkir pribadi gratis, kolam renang out of doors, dan bar. Terletak di Sanur, 600 meter dari Pantai Sanur, Anindya Homestay menawarkan akomodasi dengan restoran, parkir pribadi free of charge, kolam renang out of doors, dan taman.

Terletak di Sanur, 300 meter dari Pantai Sanur, Akaya Bali menawarkan kolam renang luar ruangan, taman, dan pemandangan kolam renang. Terletak di Kuta, Yan’s House Hotel memiliki sejumlah fasilitas termasuk kolam renang, restoran, dan bar. Dilihat dari lapangan dan wawancara dengan sejumlah petani di dua pulau sentra rumput laut, Lembongan dan Nusa Penida, diperkirakan jumlah produksi rumput laut kembali melambung.

Melihat kondisi yang belum sepenuhnya membaik ini bikin banyak orang berharap agar pandemi bisa segera berakhir. Menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari pun dilakukan demi bisa mencegah penyebaran Covid-19. Saat pertama examine in, melihat keadaan hotel yang kurang terawat. Jujur ini bukan pertama kalinya datang ke hotel ini, mungkin karena pandemi jadi vibes lodge jauh berubah. Dikarenakan kamar yang sebelumnya dipesan tidak available menjadi 2 kamar terpisah. Air di jacuzzi berbau aneh, jadi berpikir untuk memakainya.

Itu salah satu hadiah terbaik buat ulang tahun istri saya. Sesuai harga dan kelasnya secara umum pelayanan KONG4D luar biasa. Mule Malu Tropical Stay terletak di dekat tempat selancar yang terkenal di Uluwatu.

Akibat pandemi, Wayan Kusuma , warga Kuta Utara, terpaksa dirumahkan. Mimpi buruk yang selama ini tidak pernah ia bayangkan. Villa tempatnya bekerja di wilayah Seminyak tutup sejak awal April lalu. Kompleks Uma Lengge punya daya tarik sebagai salah satu obyek wisata di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Sedih melihat bali sepi sekali

Di awal pandemi, rumah sakit memang tampak sepi dan lengang karena banyak orang takut ke rumah sakit. Juga banyak rumah sakit menunda pelayanan elektif, sehingga rumah sakit hanya untuk kasus emergensi. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penularan dan memutus mata rantai penyebaran.